Ruang Lingkup Epistemologi



Pengertian Epistemologi Secara  Etimologi



1. Episteme dan logos (Yunani) : mendudukkan

Pengertian Epistemologi Epistemologi berasal dari kata Yunani episteme = pengetahuan dan logos = perkataan, pikiran, ilmu. Kata “episteme” dalam bahasa Yunani berasal dari kata kerja epistamai, artinya mendudukkan, menempatkan, atau meletakkan. Jadi, sebagai cabang ilmu filsafat, epistemologi bermaksud mengkaji dan mencoba menemukan ciri-ciri umum dan hakiki dari pengetahuan manusia. 

2. Gnosis  (Yunani): pengetahuan

Gnosis adalah kata benda Yunani umum untuk pengetahuan ( γνῶσις , gnōsis , f.). Istilah ini digunakan dalam berbagai agama dan filosofi Helenistik . Ini paling dikenal dari Gnostisisme , di mana ia menandakan pengetahuan atau wawasan tentang kodrat sejati manusia sebagai ilahi, yang mengarah pada pembebasan percikan ilahi dalam diri manusia dari batasan keberadaan duniawi.

3. Erkentnistheorie (Jerman)

4. Kennisleer atau Kentheorien (Belanda)


Istilah Lain dari Epistemologi


  • Gnoseologi= gignosko= mendalami atau menyelami= menempatkan sesuatu di dalam kedudukan setepatnya. Gnosis = pengetahuan tentang ketuhanan
  • Criteriologi=krinomai (Yunani)= mengadili, menetapkan, memutuskan. Pengetahuan sistematik tentang kriteria, patokan untuk menentukan pengetahuan yang benar dan yang tidak benar
  • Logika Material, mempelajari pengetahuan, kebenaran dan kepastian (sama dengan lingkup epistemologi). Logika formal= mempelajari struktur berpikir dan dalil-dalilnya.
  • Teori Pengetahuan, mempertanyakan:
  1. Apakah pengetahuan, apa manusia dapat mengetahui, dapatkah manusia mengetahui objek ansich
  2. Apa itu pengetahuan, ciri2 hakiki, dan batas pengetahuan manusia
  3. Apa beda antara pengetahuan dan pendapat
  4. Apa beda antara pengetahuan dan kepercayaan
  5. Bagaimana proses mengetahui, Struktur dasar budi: sehingga pengetahuan itu mungkin bagi manusia
  6. Apa peran imajinasi, introspeksi, intuisi, ingatan, persepsi inderawi, konsep dan putusan dalam kegiatan mengetahui
  7. Apa arti dan tolak ukur rasional seseorang tahu sesuatu
  8. Mengapa manusia dapat keliru, apa kebenaran dan tolak ukurnya, apa kepastian, apa kesalahan, apa ketidak-tahuan, apakah keraguan. Apa kesadaran, apa intuisi, apa penyimpulan, apa kebenaran = objektivitas,dst


Persoalan Epistemologi


  1. Kemungkinan Pengetahuan: Bagaimanakah kita benar2 dapat mengetahui sesuatu? Apakah dunia yang kita temui dan pikirkan hanya sekumpulan keyakinan?
  2. Sumber & terjadinya pengetahuan: Apa sumber pengetahuan, dengan kemampuan budi apa kita memperolehnya?
  3. Validitas pengetahuan: Bagaimanakah keabsahan pengetahuan dinilai? Apa ukuran dalam pengujian pengetahuan?
  4. Batas-batas pengetahuan:Apakah yang menjadi hal2 yang dapat diketahui dan yang tidak dapat diketahui?
  5. Jenis-jenis pengetahuan:Apa ukuran yang tepat bagi pembedaan, penggolongan dan pembagian pengetahuan?
  6. Kebenaran pengetahuan: Apa sifat dasar dari pengetahuan?

Jenis-jenis Epistemologi


  1. Epistemologi Metafisik, bertumpu pada keyakinan metafisik tertentu tentang kenyataan untuk mendekati gejala pengetahuan . ex: Hume
  2. Epistemologi Skeptis, meyakini adaya kebenaran pada pengetahuan namun juga meragukan beberapa hal dalam pengetahuan. ex: Descartes
  3. Epistemologi Kritis, mengkritisi suatu pengetahuan yang berangkat dari asumsi, prosedur, dan kesimpulan suatu pengetahuan. ex: epistemologi ilmu, epistemologi common sense


Sifat Epistemologi



  1. Evaluatif: menilai apakah suatu keyakinan, sikap, pernyataan, teori dapat dibenarkan dan memiliki dasar yang dapat. dipertanggungjawabkan secara nalar
  2. Normatif: menentukan tolak ukur bagi proses memperoleh pengetahuan dan kebenaran pengetahuan.
  3. Kritis: Mempertanyakan dan menguji asumsi, cara kerja dan penarikan kesimpulan



METODE


  1. Epistemologi bersifat multidisipliner shg tidak ada metode tunggal, tapi berpola komplementer-konsentris, yaitu Historis-Tematis.
  2. Historis: pengamatan terhadap problematik maupun teori-teori pengetahuan itu dalam perkembangan sejarahnya.
  3. Tematis:mengkaji masalah-masalah dan isu-isu tertentu yang merupakan problem kefilsafatan, tetapi mungkin juga merupakan problem keilmiahan.


Singgungan dng Ilmu lain


  1. Metafisika: metafisika dan epistemologi saling tergantung secara logis 
  2. Etika: moral bertumpu pada suatu keyakinan (sbg sumber pengetahuan) yang menggerakkan orang bertindak.
  3. Psikologi: reaksi psikologis pengenal terhadap lingkungan adalah berupa kesadaran, yang kelak akan menentukan corak persepsi dan corak pengetahuan yang dihasilkannya.
  4. Kebudayaan: kemajuan sebuah kebudayaan sangat tergantung pada pengetahuan yang membentuknya.

Aliran2 dalam Epistemologi



  1. Empirisme
  2. Rasionalisme
  3. Kritisisme
  4. Fenomenologi
  5. Intuisionisme
  6. Sensasionisme
  7. Positivisme
  8. Skeptisisme
  9. Agnotisisme
  10. Objektivisme
  11. Subjektivisme
  12. Fenomenalisme
  13. Pragmatisme
  14. Fallibisme
  15. Teori Kritis
  16. Scientisme
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

0 Response to "Ruang Lingkup Epistemologi"

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *